Miracles in My Womb

Miracles in My Womb

Bayi kembar kami yang kami dapatkan melalui proses IVF di Halim Fertility Center, setelah penantian selama 3 tahun lebih. Didiagnosa PCO dan satu kali inseminasi yang gagal sempat menyurutkan semangat untuk mendapatkan buah cinta kami. Namun keinginan yang kuat serta dorongan semangat dari dokter kami, dr. Hilma Putri Lubis, M.Ked(OG), SpOG kembali memberikan kami harapan untuk mewujudkan impian kami memiliki buah hati. Berbagai pertanyaan selalu dijawab dokter dengan sabar dan jelas sehingga sesi konsultasi kami selalu panjang, karena hal itulah kami berani mengambil salah satu langkah besar di dalam hidup kami, yakni untuk melakukan program bayi tabung.
Selama menjalankan program di Halim Fertility Center merupakan pengalaman yang menyenangkan, karena selain dokter, kami juga dibantu oleh para suster dan staf yang ramah dan profesional. Dukungan yang tulus dari para suster dan staf sangat kami rasakan terutama saat USG pertama setelah saya positif hamil, dua detak jantung yang terdengar memecah tangis haru di ruangan, para suster berpelukan, dan seketika suasana hangat menyelimuti saya. Ya, karena ini bukan hanya usaha saya dan suami, ini bukan hanya keberhasilan berdua. Ini adalah keberhasilan kami semua, dokter dan juga para suster dan staf di Halim Fertility Center yang tak hentinya mendoakan dan mendukung saya dan suami.
Hingga akhirnya pada tanggal 14 Juni 2019 lahirlah kedua buah cinta kami yang selama ini kami nantikan dengan selamat dan sehat. Alhamdulillah.. Segala puji hanya bagi Allah ta'ala. Terima kasih kepada 𝗱𝗿. 𝗛𝗶𝗹𝗺𝗮 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗟𝘂𝗯𝗶𝘀, 𝗠.𝗞𝗲𝗱(𝗢𝗚), 𝗦𝗽𝗢𝗚 dan para suster dan staf di 𝗛𝗮𝗹𝗶𝗺 𝗙𝗲𝗿𝘁𝗶𝗹𝗶𝘁𝘆 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 sudah menjadi bagian dari perjuangan untuk mewujudkan impian kami.
Seluruh perjalanan saya untuk mewujudkan impian ini saya tuliskan di blog saya, 𝗠𝗶𝗿𝗮𝗰𝗹𝗲𝘀 𝗶𝗻 𝗺𝘆 𝘄𝗼𝗺𝗯 sebagai dedikasi saya untuk para pejuang garis dua, agar tetap semangat menjemput buah hati.

With love,
Pueti - Syahrun
PCOS fighter & IVF survivor