Pemeriksaan Kesuburan (Infertilitas) Wanita

Pasangan suami istri akan menjalani pemeriksaan kesuburan dalam rangka menegakkan diagnosa atas ketidaksuburan yang dialami. Pemeriksaan hasil pemeriksaan kesuburan tersebut akan menjadi pedoman bagi dokter untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat.

Pemeriksaan kesuburan wanita yang dapat dilakukan antara lain: USG TV, Pemeriksaan Pap Smear, Pemeriksaan colposcopy, Uji pasca senggama (UPS), Pemeriksaan darah (Hormon) dan Pemeriksaan HSG (Hysterosalpingography).

 

USG TV(Ultrasound transvaginal)

USG TV merupakan metode pemeriksaan kondisi organ-organ reproduksi wanita dengan memasukksan tongkat probe sepanjang 2-3 inci ke dalam vagina untuk mengecek kondisi organ-organ, seperti: vagina, rahim(uterus), saluran telur(tuba fallopi), indung telur(ovarium), leher rahim(serviks) apakah normal ataukah terdapat tumor, kista, miom dan sebagainya. Probe yang dimasukkan akan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memunculkan gambar-gambar organ reproduksi reproduksi bagian dalam ke layar monitor.

 

Pemeriksaan Pap smear

Pemeriksaan pap smear merupakan pemeriksaan penapisan atau skrining terhadap kelainan pra kanker di mulut rahim atau kanker serviks. Pemeriksaan pap smear ini dilakukan dengan cara mengusap mulut rahim dan sedikit leher rahim menggunakan sikat kecil halus kemudian hasil usapan tersebut akan dipulas pada kaca objek. Apusan pada kaca objek tersebut akan diwarnai  pewarnaan khusus dan diperiksa di bawah mikroskop guna mengecek apakah sel-sel epitel mulut rahim atau serviks masih dalam batas normal atau sudah mulai ada perubahan.

 

Hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan pasien terkait pemeriksaan pap smear:

  • Pemeriksaan pap smear dilaksanakan pada saat haid bersih(idealnya sekitar hari haid ke-12 hingga 14).
  • Idealnya pasien tidak boleh berhubungan intim&membilas vagina dengan cairan pembersih dalam waktu 2 atau 3 hari sebelum pemeriksaan.
  • Pasien akan dianjurkan untuk mengosongkan kandung kemih.
  • Pasien akan dianjurkan untuk membuka pakian bagian bawah&celana dalam karena klinisi akan memasukkan spekulum ke dalam vagina.
  • Pasien akan diminta untuk berbaring dengan kedua tungkai kaki diangkat
  • Klinisi akan mengambil apusan dari daerah serviks(mulut rahim) untuk diperiksa

 

Pemeriksaan Colposcopy

Pemeriksaan colposcopy adalah pemeriksaan dengan colposcope untuk melihat struktur serta gambaran mulut rahim(serviks). Pemeriksaan colposcopy merupakan pemeriksaan pelengkap dari pemeriksaan pap smear dengan tujuan yang sama yaitu untuk melihat gambaran mulut rahim(apakah ada polip, tanda-tanda keganasan, dan gangguan lainnya yang mungkin terjadi pada serviks).

Hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan oleh pasien:

  • Pemeriksaan pap smear dilaksanakan pada saat haid bersih(setelah hari haid ke-7).
  • Hindari berhubungan badan dan hindari membilas vagina selama 24-48 jam sebelum pemeriksaan berlangsung.
  • Dianjurkan untuk mengosongkan kandung kemih sebelum pemeriksaan.
  • Pasien akan dianjurkan untuk membuka pakian bagian bawah&celana dalam karena klinisi akan memasukkan spekulum ke dalam vagina.
  • Pasien akan diminta untuk berbaring dengan kedua tungkai kaki diangkat
  • Klinisi akan memasukkan spekulum yang telah diolesi jelly ke dalam vagina hingga tampak mulut rahim dengan jelas.
  • Klinisi akan mengambil gambar serviks dengan colposcope  untuk dinilai

 

Pemeriksaan UPS(Uji Pasca Senggama)

Pemeriksaan UPS merupakan pemeriksaan yang dilakukan pada isteri untuk menilai interaksi antara lendir rahim dengan sperma serta untuk menilai kualitas dan kuantitas lendir rahim pada masa subur. Pemeriksaan UPS ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui kemampuan hidup&gerak sperma di dalam dan atau melewati cairan vagina, mengetahui cairan vagina bersifat meracuni sperma/tidak, menilai ada/tidaknya antibodi anti sperma yang dapat mengikat sperma.

Pemeriksaan UPS dilaksanakan pada hari haid ke-13(D13) di RSIA. Stella Maris lantai 5. Untuk menjalani pemeriksaan UPS ini, 2 hari sebelumnya pasien harus menghubungi pihak rumah sakit melalui nomor kontak: 0811 631 8000 untuk membuat janji. Periksaan UPS dapat dilakukan pada Hari Senin-Sabtu Pukul 09.00 sampai Pukul 13.00(Hari Minggu dan Hari Libur tidak ada pelayanan).

Hal-hal yang harus dilakukan dan diketahui pasangan suami-isteri terkait UPS:

  • Pasien harus tiba di tempat pemeriksaan setelah 10-12 jam bersenggama (berhubungan seks)
  • Semua sperma harus diejakulasikan/ditembakkan ke dalam vagina isteri pada saat ejakulasi.
  • Isteri harus tidur terlentang sekitar 1-2 jam setelah bersenggama.
  • Isteri tidak boleh membilas vagina dengan sabun/zat kimia pembersih lainnya karena bisa mematikan sperma.

Pemeriksaan UPS tidak memiliki efek samping dan mirip seperti pemeriksaan pap smear. Disarankan anda harus rileks pada saat dokter/perawat memasukkan spekulum ke vagina untuk menyedot lendir rahim sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri/rasa tidak nyaman. Hasil pemeriksaan UPS akan bisa diambil segera setelah pemeriksaan.

 

Pemeriksaan darah(hormon)

Pemeriksaan darah (hormon) bertujuan untuk mengetahui ada/tidaknya gangguan hormonal yang berpengaruh terhadap infertilitas/ketidaksuburan pasangan suami-isteri(pasutri). Bila usia pasien wanita <35 tahun: menjalani pemeriksaan LH, FSH, dan prolaktin. Sedangkan bila usia pasien wanita >35 tahun atau yang diduga responder buruk(cadangan ovarium/indung telur kurang) maka akan menjalani pemeriksaan LH dan estradiol/progesteron. Bila hasil USG ditemukan PCO (polycystic ovary) /adanya kista(kantong-kantong berisi cairan) pada ovarium maka ditambah dengan pemeriksaan kadar gula darah puasa, insulin puasa dan pemeriksaan testoteron.

Hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan pasutri terkait pemeriksaan darah:

  • Pemeriksaan darah lengkap dilaksanakan pada hari kedua/ketiga haid/menstruasi (D2/D3).
  • Sebelum pelaksanaan pemeriksaan darah lengkap pasien harus berpuasa makan/minum 8 jam (mulai jam 11 malam hingga jam 7 pagi).
  • Dalam kondisi berpuasa pasien masih diperbolehkan minum air putih saja tanpa pemanis.
  • Tidak boleh konsumsi permen atau makanan ringan lainnya.

Tempat pelaksanaan pemeriksaan darah di Laboratorium Prodia (Telp:061-4565949), Laboratorium Thamrin (Telp:061-4530739), Lab Pramita(Telp:061-4525925), atau Lab Bayi Tabung Klinik HFC-RSIA Stella Maris, Lt.5 (Telp:08116318000) dengan membawa Surat Pengantar Rujukan dari Klinik HFC. Pasien harus menelpon terlebih dahulu ke laboratorium tujuan agar memperoleh informasi awal terkait pemeriksaan yang akan dijalani

 

Pemeriksaan HSG(Hysterosalpingography)

Pemeriksaan HSG merupakan pemeriksaan pada pasien wanita dengan menggunakan sinar rontgen(sinar x) untuk melihat kondisi rahim, tuba fallopi(saluran telur) dan daerah sekitarnya. Pemeriksaan HSG terutama bertujuan untuk melihat ada tidaknya penyumbatan pada saluran telur(tuba fallopi) dan apakah terdapat gangguan-gangguan lain, seperti: polip, tumor, mioma, dan perlengketan pada rongga rahim dan saluran telur.

Hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan pasien wanita terkait pemeriksaan HSG:

  • Pemeriksaan HSG dilaksanakan pada saat haid bersih bisa berkisar pada hari kesepuluh/sebelas mentruasi/haid(D10/D11).
  • Pasien dianjurkan untuk tidak boleh bersenggama(berhubungan seks) satu hari sebelum pemeriksaan HSG dan satu hari sesudah pemeriksaan HSG.
  • Untuk pemeriksaan HSG, pasien akan diberikan 2 jenis obat sebelum pemeriksaan, yaitu: obat antibiotik dan obat anti nyeri/analgetik.
    • Obat makan antibiotik (2 butir), cara konsumsinya: 1 butir dikonsumsi 2 jam sebelum pemeriksaan HSG dan 1 butirnya dikonsumsi 2 jam setelah pemeriksaan HSG.
    • Sedangkan obat anti nyeri/analgetik(Nazovel) diberikan 2 supp. Cara konsumsi obat anti nyeri ini dimasukkan ke anus/dubur 2 supp sekaligus yang dilakukan pada saat 2 jam sebelum pemeriksaan HSG. Masukkan obat ke anus dan dorong hingga tidak terjangkau lagi oleh jari dan biarkan. Obat anti nyeri(Nazovel) ini di simpan di kulkas(tetapi jangan di bagian pembekuan/no frozen).  

Pemeriksaan HSG dilaksanaan di Laboratorium Thamrin(Telp: 061-4530739) atau Laboratorium Paramita(Telp: 061-4525925) dengan membawa rujukan dari Klinik HFC. Untuk melakukan pemeriksaan HSG, pasien harus menelpon terbih dahulu ke laboratorium tujuan untuk membuat janji terkait pemeriksaan sekitar 1 minggu sebelum hari rencana pemeriksaan.