Pemeriksaan kesuburan (Infertilitas) Pria

Pemeriksaan kesuburan (Infertilitas) pada pria penting untuk diperiksa guna menentukan kondisi kesehatan produksi pria. Pemeriksaan yang dilakukan diperlukan untuk mengetahui penyebab infertilitas yang terjadi pada pasutri ataupun untuk penentuan perlakuan yang tepat dalam program kehamilan.

Pemeriksaan kesuburan (Infertilitas) pria terdiri dari pemeriksaan sperma (analisis sperma) dan pemeriksaan buah zakar.

 

Pemeriksaan Sperma

Pemeriksaan sperma merupakan pemeriksaan untuk mengetahui jumlah sperma, bentuk dan  pergerakan(motilitas) sperma dalam air mani seorang pria. Pemeriksaan sperma dapat dilakukan pemeriksaan tambahan DNA fragmentasi. Pemeriksaan DNA fragmentasi ditujukan untuk pemeriksaan lebih mendalam mengenai profil kesehatan reproduksi pria.

Pemeriksaan sperma dilaksanakan di RSIA Stella Maris Lantai 5 setiap hari kerja (Hari Senin sampai Sabtu) pukul 09.00-13.00 WIB. Hari Minggu dan Hari Libur tidak ada pelayanan pemeriksaan. Khusus untuk pasien yang melakukan pemeriksaan sperma dan DNA fragmentation akan dilayani dari Pukul 09.00-12.00 WIB. Untuk menjalani pemeriksaan sperma pasien harus terlebih menghubungi pihak rumah sakit 2 hari sebelumnya guna membuat kesepakatan melalui nomor kontak: 0811 631 8000.

Hal-hal yang harus dilakukan dan diperhatikan oleh pasien terkait pemeriksaan sperma:

  • Pasien harus berpuasa untuk mengeluarkan sperma minimal 3 hari dan maksimal 5 hari baik mengeluarkan sperma lewat masturbasi maupun melalui senggama(koitus).
  • Di Laboratorium Klinik HFC, pasien akan diberi botol sampel sperma steril yang telah dilabeli identitas pasutri. Pasien tidak boleh menyentuh bagian dalam botol tersebut guna menghindari kontaminasi.
  • Pengambilan sampel sperma dilakukan dengan cara masturbasi atau onani di Ruangan Masturbasi yang tersedia di Laboratorium Bayi Tabung Klinik HFC-RSIA Stella Maris,Lt.5.
  • Saat Pengambilan sperma tidak boleh ada sperma yang terbuang. Bila ada yang terbuang segera komunikasikan dengan petugas.
  • Bila pasien ingin melakukan pengambilan sampel sperma di luar Laboratorium Klinik HFC maka harus membuat surat pernyataan bermaterei bahwa sampel sperma tersebut benar miliknya. Sampel sperma tersebut harus terjaga suhunya (370C) sejak pengambilan hingga tiba di laboratorium dalam waktu 1 jam.

Hasil pemeriksaan sperma yang ideal harus sesuai dengan 3 indikator penting:

  • Jumlah sperma tidak boleh kurang dari 16.000.000/CC
  • Gerak secara total(motilitas/kemampuan berenang) tidak boleh kurang dari 42%
  • Morfologi normal(bentuk sperma harus normal: kepala oval dan ekor panjang) tidak boleh kurang dari 14%.

Akurasi hasil analisa sperma pun akan menurun apabila:

  • Pasien mengkonsumsi kafein, alkohol, tembakau, ganja, kokain.
  • Pasien mengkonsumsi obat-obatan yang berpotensi menurunkan jumlah sperma, misalnya: preparat hormon testoteron/estrogen, sulfasalazine dan obat kemoterapi.
  • Mengkonsumsi obat-obat hermal yang belum diketahui pengaruh sepenuhnya terhadap hormonal dan produksi sperma secara langsung.
  • Sampel air mani terpapar suhu dingin sebelum diperiksa. Suhu dingin akan mempengaruhi pergerakan sperma.
  • Pasien terpapar radiasi beberapa zat kimia sperti pestisida dan atau terpapar suhu tinggi.
  • Sampel air mani tidak lengkap(mungkin tumpah saat pengambilan sampel atau ejakulasi tidak sempurna).
  • Bila sampel air mani bercampur dengan air, ludah, minyak, dan jely.   

Oleh karenanya, agar hasil analisa sperma akurat sebaiknya hindari berbagai hal yang bisa mempengaruhi keakuratan hasil analisa sperma tersebut.

 

Pemeriksaan Buah Zakar

Pemeriksaan buah zakar merupakan jenis pemeriksaan dengan handschoen dan USG bila jumlah sperma <5 juta/mL berdasarkan hasil analisis sperma. 

Pemeriksaan buah zakar ini bertujuan untuk:

  • Menilai bentuk dan ukuran organ reproduksi pria, apakah ada kelainan bentuk, luka, pembengkakan, hernia dan sebagainya.
  • Menilai ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi pria, seperti: apakah ada penyumbatan pada atau kerusakan pada saluran testis.

Yang dinilai pada pemeriksaan buah zakar adalah:

  • penis
  • Testis(ukuran, volume, perbandingan antara testis kanan dengan testis kiri)
  • epididymis
  • vas deferens
  • scrotal swelling(pembengkakan skrotal)
  • varicocele(varikokel)
  • pemeriksaan inguinal(hernia)
  • prostat dan
  • seminal vesikalis