“PEMERIKSAAN FRAGMENTASI DNA SPERMA” SEBAGAI METODE MUTAKHIR MENENTUKAN KESUBURAN PRIA

“PEMERIKSAAN FRAGMENTASI DNA SPERMA” SEBAGAI METODE MUTAKHIR MENENTUKAN KESUBURAN PRIA

Tahukah Anda, bahwa banyak kasus pasangan yang sulit mendapatkan anak??

Hasil gambar untuk infertilitas (kemandulan)Ada banyak penyebab suatu pasangan sulit mendapatkan anak, baik itu dari  pihak istri maupun dari pihak suami. Dari pihak suami ditemukan bahwa kualitas sperma adalah yang paling menonjol.

Tahukah Anda, bahwa banyak kasus pasangan yang sulit mendapatkan anak??

 

Hasil gambar untuk infertilitas (kemandulan)Ada banyak penyebab suatu pasangan sulit mendapatkan anak, baik itu dari  pihak istri maupun dari pihak suami. Dari pihak suami ditemukan bahwa kualitas sperma adalah yang paling menonjol.

 

Integritas genetik sperma sangat penting untuk keberhasilan pembuahan dan perkembangan embrio yang normal. Menurut standar WHO, salah satu penyebabnya adalah tingkat mortilitas (kematian) sperma. Namun demikian dalam penelitian yang paling baru ditemukan bahwa penyebab kemandulan pada pria lebih disebabkan oleh Sperm DNA Fragmentation (SDF) atau fragmentasi DNA pada sperma.

 

Fragmentasi DNA sperma adalah terjadinya fragmentasi atau terfragmennya DNA dalam spermatozoa. Fragmentasi DNA adalah salah satu jenis kerusakan spermatozoa pada tingkat DNA yang berakibat pada ketidaksuburan sperma.

 

Fragmentasi DNA pada sperma penting dilakukan untuk mendiagnosis kemandulan pria, karena salah satu ukuran kesuburan spermatozoa adalah keberadaan DNA yang masih baik di dalam sel spermatozoa.

 

Penyebab Fragmentasi DNA Sperma

Pada pria, faktor utama yang berkontribusi untuk fragmentasi DNA sperma adalah stress oksidatif, yang dapat dikaitkan dengan satu atau lebih dari yang berikut:

  1. Infeksi
  2. Pyrexia (peningkatan suhu tubuh)
  3. Peningkatan suhu testis
  4. Penggunaan narkoba rekreasi
  5. Merokok
  6. Alkohol
  7. Stress
  8. Obesitas
  9. Polutan lingkungan dan pekerjaan
  10. Usia lanjut
  11. Varicocele
  12. Leucocytospermia
  13. Sperma tetesan sitoplasma

 

Kegunaan Dari Fragmentasi DNA Sperma:

  • Untuk membedakan pasangan yang cocok untuk inseminasi atau bayi tabung
  • Untuk menguji kualitas semen
  • Untuk menguji kecocokan donor
  • Untuk menguji tingkat keberhasilan tindakan medis yang telah diambil
  • Untuk treatment pada kasus penyakit infeksi (penyakit kelamin)
  • Menyediakan jawaban untuk kasus-kasus kemandulan yang sulit dijelaskan, atau kasus keguguran yang berulang, dan kegagalan Assisted Reproductive Technology (ART)

 

Mengapa Uji Fregmentasi DNA Sperma Penting??

Selama dekade terakhir, sejumlah studi telah mengkonfirmasi bahwa uji fragmentasi DNA sperma memiliki asosiasi yang kuat dengan setiap check point kesuburan awal, termasuk gangguan fertilisasi, perkembangan embrio awal yang lambat, mengurangi implantasi, janin tidak berkembang, keguguran dan cacat lahir.

 

Hasil gambar untuk fragmentasi dna spermaKeunggulan dari Tes Fragmentasi DNA Sperma:

  • Memberikan analisis yang handal, di luar penilaian sampel semen rutin
  • Integritas DNA sperma yang dapat membantu mengidentifikasi pria yang berisiko gagal
  • Memulai kehamilan yang sehat
  • Informasi yang membantu dalam diagnosis klinis, manajemen dan pengobatan infertilitas pria
  • Nilai prognostik dalam menilai hasil perawatan konsepsi  berbantu